Lompat ke konten
Pernikahan

Fun Fact: Photobooth Bisa Jadi Buku Tamu yang Benar-Benar Dibaca

· Tim SnapHeaven

Buku tamu pernikahan punya nasib yang hampir selalu sama.

Tamu menandatangani, kadang menulis satu kalimat, lalu bukunya ditutup. Setelah acara, buku itu masuk lemari dan tidak pernah dibuka lagi.

Bukan karena isinya tidak berharga. Tapi karena deretan tanda tangan tanpa wajah tidak memancing siapa pun untuk membacanya.

Ada cara mengubah itu, dan bahannya sudah ada di acaramu.

Idenya sederhana

Sediakan album kosong dan lem di dekat photobooth.

Setiap tamu yang berfoto mendapat dua cetakan. Satu ditempel di album, satu dibawa pulang. Di sebelah cetakan yang ditempel, mereka menulis pesan.

Hasilnya bukan buku tamu, tapi album berisi wajah orang-orang yang datang, lengkap dengan pesan yang mereka tulis saat sedang tertawa.

Itu jenis buku yang dibuka lagi.

Kenapa ini bekerja lebih baik daripada buku tamu biasa

Tamu sedang dalam suasana yang tepat. Mereka baru saja berfoto dan tertawa. Pesan yang ditulis dalam suasana itu jauh lebih hidup daripada tanda tangan yang ditulis sambil mengantre di pintu masuk.

Ada wajahnya. Nama tanpa wajah cepat terlupa, apalagi kalau tulisannya sulit dibaca. Foto di sebelahnya menyelesaikan itu.

Menulisnya jadi lebih niat. Orang yang menempel fotonya sendiri merasa punya tempat di halaman itu, dan cenderung menulis lebih dari sekadar “selamat ya”.

Tidak ada antrean tambahan. Mereka sudah mengantre untuk booth. Menempel dan menulis cuma menambah satu menit.

Yang perlu disiapkan

Tidak banyak, dan semuanya murah:

Album atau buku bersampul tebal. Halaman polos lebih baik daripada bergaris, karena cetakan strip punya ukuran yang tidak selalu pas dengan garis.

Lem stik, bukan lem cair. Lem cair membuat kertas menggelembung dan merembes ke halaman sebelahnya. Sediakan tiga sampai empat batang.

Lima sampai enam pulpen. Ini terdengar berlebihan, tapi pulpen di acara pernikahan punya kebiasaan menghilang. Sediakan lebih banyak daripada yang kamu kira perlu.

Satu contoh halaman yang sudah jadi. Tempel satu foto kalian berdua di halaman pertama, lengkap dengan pesan. Orang meniru contoh, dan tanpa contoh kebanyakan tamu bingung harus berbuat apa.

Satu orang yang mengarahkan. Bisa kerabat, bisa tim wedding organizer. Tanpa ada yang mengarahkan, sebagian tamu akan mengambil cetakan lalu pergi.

Kenapa cetak tanpa batas jadi penting

Ide ini butuh dua cetakan per tamu, kadang tiga kalau ada yang salah tempel.

Photobooth yang membatasi jumlah cetakan membuat ini tidak mungkin. Kamu akan berakhir memilih: album atau dibawa pulang, tidak bisa dua-duanya.

Sewa photobooth SnapHeaven memberi cetak tanpa batas selama durasi acara, jadi setiap tamu bisa mendapat sebanyak yang dia perlukan.

Beberapa cara lain memakai cetakan tamu

Kalau album terasa terlalu repot, ada bentuk lain yang lebih ringan:

Papan gantung. Sediakan papan dengan tali dan jepitan kayu. Tamu menggantung cetakannya. Di akhir acara, papan itu jadi pemandangan tersendiri, dan semua cetakannya bisa dikumpulkan setelahnya.

Pohon harapan. Ranting kering di dalam pot, tamu menggantung cetakan dan pesannya. Cocok untuk acara dengan tema alam.

Kotak kenangan. Kotak kayu, tamu memasukkan cetakan dan pesan. Paling sederhana, dan kalian buka bersama di ulang tahun pernikahan pertama.

Peta kursi. Tempel cetakan tiap tamu di dekat nomor mejanya. Ini juga menyelesaikan masalah tamu yang bingung duduk di mana.

Yang sebaiknya dihindari

Jangan minta tamu menulis terlalu panjang. Kalimat pengantar “tulis pesan dan harapanmu” membuat sebagian orang panik dan akhirnya melewatkannya. Ganti dengan “tulis satu kalimat saja”.

Jangan taruh albumnya jauh dari booth. Kalau harus berjalan, sebagian besar tidak akan melakukannya. Taruh di meja tepat di sebelah tempat cetakan keluar.

Jangan pakai spidol. Tintanya tembus ke halaman sebelahnya dan merusak cetakan di baliknya.

Kalau acaranya lamaran

Ide ini justru lebih bagus untuk lamaran daripada resepsi.

Tamunya lebih sedikit, jadi hampir semua orang sempat mengisi. Dan karena yang hadir keluarga inti dari dua pihak, album itu jadi arsip pertemuan pertama dua keluarga.

Lebih lengkap di photobooth acara lamaran.

Penutup

Buku tamu tidak pernah dibaca karena isinya cuma nama. Tambahkan wajah dan satu kalimat yang ditulis saat orangnya sedang tertawa, dan bukunya berubah fungsi.

Bahannya sudah ada di acaramu. Yang perlu ditambah cuma album, lem, dan lima pulpen.

Baca juga photobooth resepsi pernikahan.

Pertanyaan yang sering masuk

Bagaimana cara mengubah photobooth jadi buku tamu?

Sediakan album kosong dan lem di dekat booth. Tamu menempel satu cetakan mereka lalu menulis pesan di sebelahnya. Cetakan kedua tetap dibawa pulang.

Apakah tamu mau repot menulis pesan?

Justru lebih mau daripada buku tamu biasa, karena mereka baru saja berfoto dan sedang dalam suasana senang. Foto di sebelah tulisan juga membuat pesannya terasa lebih pribadi.

Perlu berapa cetakan per tamu?

Dua. Satu ditempel di album, satu dibawa pulang. Karena itu penting memilih photobooth dengan cetak tanpa batas, bukan yang dibatasi jumlah.

Apa yang perlu disiapkan di meja buku tamu?

Album atau buku bersampul tebal, lem stik, dan lima sampai enam pulpen. Sediakan pulpen lebih banyak daripada yang kamu kira perlu.

Baca juga

Dukung Kami di Media Sosial

Terima kasih sudah membaca sampai habis. Isi Instagram dan TikTok kami dua hal:

  • Promo Happy Friday, Rp 60.000 untuk 2 orangTiap Jumat pukul 10.00 sampai 12.00.
  • Hasil foto pelangganTag kami waktu upload, punyamu bisa ikut tampil.
Coba FreeBooth Gratis

Photobooth online gratis, langsung dari browser. Tanpa aplikasi, tanpa daftar.

Follow atau tidak, semua artikel dan alat di sini tetap gratis.

SnapHeaven Studio · Jatimulya, Tambun Selatan, Bekasi