Lompat ke konten
Pas Foto

Tren Passport Photo Lagi Rame, Bedanya Apa dengan Pas Foto Biasa?

· Tim SnapHeaven

Kamu pasti sudah lihat di beranda. Foto setengah badan, latar polos, muka lurus ke kamera, ekspresi datar tapi entah kenapa enak dilihat. Orang menyebutnya passport photo, dan sekarang ada di mana-mana.

Yang bikin bingung: namanya sama dengan foto yang biasa kamu tempel di formulir. Padahal keduanya beda jauh.


Passport photo yang viral itu sebenarnya apa?

Tren ini datang dari studio foto identitas di Korea Selatan. Di sana, foto untuk KTP dan ijazah dikerjakan serius: pencahayaan diatur, rambut dirapikan, hasilnya diretouch tipis. Orang lalu sadar hasilnya bagus, dan mulai foto di sana bukan karena butuh dokumen, tapi karena mau fotonya.

Dari situ menyebar. Sekarang orang Indonesia ikut, dan yang dicari bukan syarat dokumennya, tapi tampilannya:

  • Latar polos, sering abu-abu muda atau biru pucat
  • Cahaya rata, tidak ada bayangan keras di wajah
  • Badan menghadap depan, bahu lurus
  • Ekspresi tenang, bukan senyum lebar
  • Warna dibikin bersih, tidak berlebihan

Hasilnya terlihat rapi tanpa terlihat berusaha. Itu daya tariknya.


Pas foto dokumen mainnya beda

Pas foto untuk dokumen tidak dinilai bagus atau tidak. Dia dinilai diterima atau ditolak. Yang menilai bukan mata kamu, tapi petugas di loket.

Aturannya kaku dan tidak bisa ditawar:

Passport photo viral Pas foto dokumen
Ukuran bebas 2x3, 3x4, 4x6, sesuai permintaan
Latar selera merah, biru, atau putih, sesuai instansi
Ekspresi bebas wajah lurus, mata terbuka, mulut tertutup
Retouch boleh seperlunya, wajah tidak boleh berubah
Aksesori bebas sering dilarang, terutama kacamata

Kalau salah satu meleset, fotonya dibalikin dan kamu foto ulang. Itu sebabnya artikel kesalahan pas foto yang bikin ditolak instansi masih sering dibaca.


Jadi kamu butuh yang mana?

Tanya satu hal ke diri sendiri: fotonya mau diserahkan ke siapa?

  • Diserahkan ke instansi (sekolah, kantor, imigrasi, kepolisian): kamu butuh pas foto dokumen. Tanyakan dulu ukuran dan warna latarnya, karena tiap instansi beda.
  • Diunggah ke sosial media atau disimpan sendiri: kamu butuh gaya passport photo, dan tidak ada aturan yang mengikat.
  • Dua-duanya: bilang di awal. Sesi yang sama bisa menghasilkan dua versi, karena yang berubah cuma pengaturan akhirnya.

Di SnapHeaven bisa dua-duanya

Pas foto di SnapHeaven Rp 55.000 per orang, jadi dalam 10 menit, dan tidak ada minimum jumlah orang. Datang sendirian juga dilayani.

Yang perlu kamu bawa cuma keterangan dari instansi tujuan: ukuran berapa, latar warna apa. Kalau belum tahu, bilang saja, nanti dibantu dicek.

Untuk sekolah atau kantor yang butuh banyak orang sekaligus, ada sistem panggilan dengan minimum 35 orang, dan ongkos jalannya dihitung terpisah.

Studio ada di Tambun Selatan, Bekasi. Booking lewat halaman Pas Foto.

Pertanyaan yang sering masuk

Apakah passport photo yang viral bisa dipakai untuk dokumen resmi?

Tidak selalu. Gaya viral itu mengutamakan estetika, sementara dokumen resmi punya aturan ukuran, background, dan ekspresi yang kaku. Kalau untuk dokumen, minta versi pas foto resmi.

Berapa harga pas foto di SnapHeaven?

Rp 55.000 per orang, tanpa minimum jumlah orang, jadi dalam 10 menit.

Baca juga

Dukung Kami di Media Sosial

Terima kasih sudah membaca sampai habis. Isi Instagram dan TikTok kami dua hal:

  • Promo Happy Friday, Rp 60.000 untuk 2 orangTiap Jumat pukul 10.00 sampai 12.00.
  • Hasil foto pelangganTag kami waktu upload, punyamu bisa ikut tampil.
Coba FreeBooth Gratis

Photobooth online gratis, langsung dari browser. Tanpa aplikasi, tanpa daftar.

Follow atau tidak, semua artikel dan alat di sini tetap gratis.

SnapHeaven Studio · Jatimulya, Tambun Selatan, Bekasi