Lompat ke konten
Panduan

Aturan Pakai Logo Brand Partner, Boleh dan Tidak Boleh

· Tim SnapHeaven

Kamu memasang logo sponsor di poster acara. Atau logo partner di proposal. Kelihatannya sepele, tapi ada aturannya, dan melanggarnya bisa membatalkan kerja sama.

Kenapa ada aturannya

Logo itu tanda pengenal. Fungsinya cuma bekerja kalau bentuknya konsisten.

Kalau tiap orang memakai versi berbeda, dengan warna berbeda dan proporsi berbeda, orang berhenti mengenalinya. Nilai yang dibangun bertahun-tahun luntur karena hal-hal kecil.

Itu sebabnya hampir semua brand punya aturan pakai logo, dan itu sebabnya sponsor kadang menolak materi yang sudah kamu buat.

Yang boleh

  • Memakai logo untuk menyebut atau menautkan ke brand tersebut
  • Memakai logo di materi acara yang memang bekerja sama
  • Mengubah ukuran, selama bentuknya tidak diregangkan
  • Memakai warna resmi brand di materi bersama

Yang jangan

Mengubah warnanya. Logo biru jangan dibuat jadi hijau supaya cocok dengan temamu. Kalau warnanya bentrok, ubah temanya, bukan logonya.

Meregangkan sampai bentuknya berubah. Ini yang paling sering terjadi. Logo ditarik supaya memenuhi kotak, dan hasilnya gepeng. Kalau perlu mengecilkan, tarik dari sudut, bukan dari sisi.

Memiringkan atau memberi bayangan. Efek yang menurutmu mempercantik justru membuat logonya tidak lagi sesuai standar.

Menaruh di latar ramai. Logo yang tidak terbaca sama saja dengan tidak ada logo. Kalau latarnya sibuk, beri ruang kosong di sekelilingnya.

Memakainya seolah brand itu mendukungmu. Menampilkan logo di materi acara yang belum ada kerja samanya itu masalah serius, bukan sekadar pelanggaran estetika.

Menggabungkan dengan logo lain jadi satu lambang baru. Logo sekolah dan logo sponsor tetap dua logo terpisah, bukan digabung jadi satu gambar.

Kesalahan paling sering: screenshot dari Instagram

Ini yang berulang terus.

Instagram memampatkan gambar. Logo yang diambil dari sana pinggirannya pecah, warnanya bergeser, dan ada kotak putih di belakangnya.

Di layar HP mungkin belum kelihatan. Begitu dicetak di spanduk tiga meter, semuanya terlihat, dan sudah terlambat.

Ambil file aslinya. Butuh sepuluh detik.

SVG atau PNG

SVG kalau alatmu menerimanya. Bentuknya tetap tajam sebesar apa pun.

PNG kalau tidak. Pastikan yang latarnya transparan, supaya bisa ditempel di atas warna apa pun tanpa kotak putih.

JPG sebaiknya dihindari untuk logo. Formatnya selalu punya latar, dan pinggirannya cenderung berbayang.

Versi terang dan gelap

Kebanyakan brand menyediakan dua versi. Aturannya sederhana: pilih yang membuat logonya terbaca.

Latar terang pakai versi biasa, latar gelap pakai versi terang. Kalau logonya nyaris hilang, kamu salah pilih.

Logo SnapHeaven

Kalau kamu butuh logo SnapHeaven untuk poster, proposal sponsor, atau materi acara bersama, semuanya tersedia di Brand Asset.

Isinya logo dalam berbagai bentuk, ikon, kode warna resmi, dan aturan pakai selengkapnya. Gratis, dan tidak perlu izin khusus untuk keperluan yang wajar.

Buka Brand Asset.

Baca juga

Dukung Kami di Media Sosial

Terima kasih sudah membaca sampai habis. Isi Instagram dan TikTok kami dua hal:

  • Promo Happy Friday, Rp 60.000 untuk 2 orangTiap Jumat pukul 10.00 sampai 12.00.
  • Hasil foto pelangganTag kami waktu upload, punyamu bisa ikut tampil.
Coba FreeBooth Gratis

Photobooth online gratis, langsung dari browser. Tanpa aplikasi, tanpa daftar.

Follow atau tidak, semua artikel dan alat di sini tetap gratis.

SnapHeaven Studio · Jatimulya, Tambun Selatan, Bekasi